Tekanan Warnai Liburan

Libur telah tiba...

Libur telah tiba..

Hatiku merana...


Akhir juni dan awal juli ini, kuliah diliburkan, yeeee... kuliah diliburkan karena ini juga merupakan hari terakhir di bulan ramadhan, otomatis kegiatan belajar mengajar diliburkan. soalnya pas akhir ramadhan pasti semua orang sibuk menyiapkan diri untuk menyambut hari raya idul fitri. ada yang mudik ke kampung halaman, ada yang sibuk shoping baju lebaran, ada yang sibuk bikin kue-kue lebaran dan ada juga yang biasa-biasa aja, ya kaya gue...


Oh iya, ini merupakan akhir dari semester genap gue. but, fakultas gue belum Ujian Akhir Semester. jadi ya mungkin setelah lebaran Ujiannya. abis liburan malah diberi ujian... warbyasah.. anjayyy..
liburan kali ini berat dan penuh tekanan banget gaiss, bukan hanya setelah liburan diberi ujian tapi juga diliburan kali ini terselip THR(Tugas Hari Raya) dari para dosen yang entah maksudnya apa, apakah mereka ingin mengganggu liburan kami? apakah itu bentuk kasih sayang mereka ke para mahasiswa? sebuah peranyaan yang sungguh membingungkan dan tak usah dijawab...
Tapi, gak semua dosen seperti itu. Gak semua dosen memberi tugas di liburan kali ini. Bayangkan kalau semua dosen memberikan tugas di liburan ini, mahasiswa bisa apa? Demo? nggak lah, ya paling ngerjain tugas tersebut..
"Tugas itu bukan soal dikerjakan atau tidak, Tugas itu soal tanggungjawab. Kalau kamu mau menjadi orang yang bertanggungjawab maka kerjakanlah, benar salah itu urusan terakhir". Anjayyy


Karena ini merupakan akhir semester genap gue. ada beberapa dosen yang ingin menyampaikan pesan terakhir di akhir semester ini, ya mungkin disemester depan gak ketemu lagi. ada juga yang minta foto bareng mahasiwanya, katanya buat dokumentasi tapi kayanya itu assisten dosen deh.. dan ada juga dosen yang biasa-biasa aja.

"Ambil satu atau dua mata kuliah yang akan difokuskan dan menjadi ahli dibidang tersebut". itu merupakan salah satu pesan dari dosen KomBis gue. konon dia pernah mengalami hal tersebut, ia cerita bahwa dulu ketika ia kuliah ada lebih dari seratus mahasiwa di jurusannya dan hanya ada dua orang termasuk dia(dosen gue) yang ketika tingkat 3 sudah memiliki penghasilan karena ahli di satu bidang. dan setelah wisuda dia sudah diincar beberapa perusahaan, gitu katanya. btw, dosen KomBis gue ini hebat, selain ia perempuan. ia juga pernah menjadi Ketua, Assisten tapi gak tau gue lupa dimananya. Anjayyy...

Dan ada juga pesan dari Dosen PKN gue. Dia sebut pesan ini sebagai "Hidup ala Pancasila". Seperti kalian tahu bahwa pancasila urutannya 1 sampai 5. tapi di pesan ini dibalik dari 5 sampai 1, ya menurun gitu. Okeh langsung saja gue sebutin pesannya..

- Angka 5, menunjukan pesan bahwa kita harus memiliki pendapatan 5/50 Juta rupiah perbulan. kalau lebih ya syukur.

- Angka 4, kendaraan yang kita miliki harus beroda 4 alias Mobil. kalau dapet selain mobil misal jet tempur, tank, kereta api ya tetap harus bersyukur.

- Angka 3, minimal 3 kamar yang harus ada di rumah kita. kalau lebih ya syukur bisa buat gudang, buat ternak jangkrik, buat istri kedua, istri ketiga, simpanan kan enak. but, rumah sendiri ya gak ngontrak.

- Angka 2, dua anak lebih baik. kalau diberi lebih dari dua ya bersyukur. kan banyak anak banyak rezeki, aamiin.

- Angka 1, satu istri. nah yang ini membingungkan, minimalkah apa maksimalkah?. karena persoalan ini ada perdebatan dramatis dari golongan pria dan golongan wanita, yang golongan pria menyebut kalau ini minimal dan yang golongan wanita menyebut kalau ini maksimal. Kalau gue sih minimal..hehe *senyumgenit


Ya begitulah awal-awal sebelum liburan. Penuh dengan kebiasa-biasaan. Urusan tugas mungkin akan gue selesaikan. urusan liburan, ya  bersyukur aja diberi libur, haha..
bagaimana dengan liburan kalian? semoga menyenangkan, menggembirakan ya. Oke.. see you..

0 Response to "Tekanan Warnai Liburan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel